budaya

10 Posts Back Home

Hujan di Pagi Subuh

Tik..tik…tik.. Bunyi rintik hujan di atas genteng di pagi subuh itu, seringkali menggoda untuk melanjutkan tidur. Atau minimal shalat shubuh di rumah. Toh tetap dapat jamaah juga bersama anak dan dan istri. Tapi tentu tidak seutama ketika di Masjid. Sementara di masjid dekat rumah sudah terdengar lantunan shalawatan yang menarik-narik hati untuk berangkat. Pertanda tidak lama lagi akan qamat. Setelah wudhu, saya paksakan diri ke masjid, mengayuh sepeda dengan cepat, menerobos rintik hujan. Feelling saya benar, bahwa hujan akan semakin deras. Terbukti suara gemerisik air yang jatuh menimpa atap masjid dengan keras. Harusnya tadi saya bawa jas hujan, supaya bisa kembali dengan segera. Tapi sampai kini masih tertahan. Maka seusai shalat saya tetap berdiam di masjid, menunggu hujan reda. Sementara para jamaah meninggalkan masjid satu persatu. Mungkin mereka bawa payung. Yang tersisa tinggalah 3 orang, yaitu saya, muazzin, dan imam masjid. Lalu disinilah beberapa titik keharuan dan pelajaran hidup saya…

Hati-Hati Terpedaya

Hati hati Terpedaya Apakah hati kita merasa aman ketika rajin ibadah? Tidak! Setan tidak akan pernah membiarkan kita selamat begitu saja. Setan selalu berusaha untuk memperbanyak kawannya di neraka. Salah satunya adalah merasa Shalih dan orang lain salah. Atau terus menerus berbuat dosa dengan angan angan mendapatkan ampunan. Waspadalah. Setan selalu mencari pintu untuk masuk ke dalam hati kita… Apakah pintu itu? Simak selengkapnya https://youtu.be/_7Ot1lUpxnQ •┈┈••❁🍀🌹🍀❁••┈┈┈• Jangan lupa klik like & subscribe •┈┈••❁🍀🌹🍀❁••┈┈┈• 29 Ramadhan 1441 H ========= duakhalifah.net

Amal Generasi Terbaik

Amal Generasi Terbaik Mereka orang-orang pilihan. Menjadi bintang di langit sejarah umat manusia. Bagaimana tidak? Mereka mendapatkan kesempatan mendampingi kekasih Allah. Mewujudkan miniatur masyarakat yang penuh akhlak, adil dan makmur. Dalam waktu singkat, mereka mampu menorehkan capaian prestasi gemilang; meninggikan nilai nilai Islam, dan menyebarkan ajaran kedamaiannya ke seluruh dunia. Ada kekuatan dahsyat yang mengalir tak terbendung, bahkan oleh imperium imperium dunia yang paling agung sekalipun. Kisra dan Kaisar tunduk bertekuk lutut di bawah pengaruh kekuasaan mereka yang penuh kasih sayang. Tapi apakah rahasia dari semua kekuatan itu? Apa amalan utama yang mampu mengalirkan tenaga dahsyat dan menggetarkan itu? İnilah 5 amalan generasi sahabat Rasulullah. Simak video berikut. Semoga bermanfaat https://youtu.be/ul0DAR9CMv0 •┈┈••❁🍀🌹🍀❁••┈┈┈• Jangan lupa klik like & subscribe •┈┈••❁🍀🌹🍀❁••┈┈┈• 26 Ramadhan 1441 H ========= duakhalifah.net

Menyempurnakan Ibadah

Menyempurnakan Ibadah Apa artinya nawaitu shauma ghadin ? Ya. Saya berniat menahan diri besok. Itulah iqrar yang kita tekadkan sejak malam puasa. Menahan diri dari apa? Tingkatannya ada 3, kata Imam Al Ghazali: Menahan diri dari makan minum dan perkara yang membatalkan puasa… Menahan panca indera dari dosa… Menahan hati dari selain Allah… Lalu apa kabar puasa kita selama ini? Di tingkatan pertama, puasa kita sah sebab terpenuhi rukun dan syaratnya. Di tingkatan kedua, puasa kita InsyaAllah diterima, sebab bebas dari hal-hal yang membatalkan pahala. Sementara di tingkatan ketiga, semoga Allah menguatkan kita untuk mencapainya. Itulah tingkatan puasa para nabi dan wali. Dalam ibadah-ibadah wajib, penting berfikir dan berusaha untuk melakukannya dengan sempurna. Itulah cara terbaik kita mendekatkan diri kepadaNya. Sementara dalam ibadah Sunnah, semoga itu dapat menutupi kekurangan-kekurangan kita dalam memenuhi ibadah yang wajib. Tapi bagaimana cara menyeimbangkan antara keduanya? Simak video berikut ini Semoga ada manfaatnya… https://youtu.be/cW6PHG8H3cM •┈┈••❁🍀🌹🍀❁••┈┈┈•…

Berkah Teman Yang Shaleh

Berkah Teman Yang Shaleh Sekali ketemu, genggamlah ia dengan erat. Jangan sampai lepas. Sungguh ia adalah jawab doa doa kita mohon hidayah dan istiqamah. Ia adalah teman perjalanan penuh berkah. Ia teman yang melipur lara dan menghapus duka. Menghilangkan galau dan mengusir nestapa. Guru dan sahabat yang shaleh adalah karunia yang mahal dan tidak terhingga. Jagalah ia, jangan sampai hilang dari hidup kita. Apa tanda tandanya? Simak video berikut ini https://youtu.be/nPW9w_WWScc ┈┈••❁🍀🌹🍀❁••┈┈┈• Jangan lupa klik like & subscribe ┈┈••❁🍀🌹🍀❁••┈┈┈• 16 Ramadhan 1441 H ========= duakhalifah.net

Nikmatnya Berbagi

Nikmatnya Berbagi Bahagia itu saat kita bisa membahagiakan orang lain. Merawat hati, menghapus duka, dan menghadirkan cinta, itulah tugas kemanusiaan yang paling dasar. Saat berbagi, itulah saat yang paling bermakna. Silahkan engkau punya ilmu dan harta tak terhingga. Namun ketika engkau tidak mau berbagi, engkau tidak berarti apa-apa! Sebab bukan karena jumlahnya, tapi karena manfaatnya. Maka rasanya kita perlu bertanya selalu, apalagi yang bisa aku berikan untuknya? Tapi bagaimana caranya? Dan bagaimana kalau kita sendiri dalam keadaan sempit, apa yang bisa kita lakukan? Simak video berikut ini… Semoga ada manfaatnya… https://youtu.be/InWDsjbW7GY ┈┈••❁🍀🌹🍀❁••┈┈┈• Jangan lupa klik like & subscribe ┈┈••❁🍀🌹🍀❁••┈┈┈• 12 Ramadhan 1441 H

Kebijakan Khalifah Umar di Musim Paceklik

🌸 Notulensi Kajian oleh Peserta *KISAH TELADAN SAHABAT DALAM MELEWATI MASA KRISIS USTADZ UMARUL FARUQ (8/5/2020)* 🌸 Pada tahun 18 H pasca musim haji, Saat masa Khalifah Umar Bin Khattab terjadi muslim paceklik di kota Madinah. Tidak ada hujan sehingga tanah kota Madinah sampai terbelah-belah, banyak yang meninggal dunia dan tidak ada lagi barang yang diperjualbelikan, uang tidak lagi berharga. Penduduk Badui pun berbondong-bondong ke Kota Madinah. Hal ini terjadi selama 9 bulan. Sehingga pada tahun ini disebut dengan aamur ramadah (tahun abu) atau aamul majaah (tahun kelaparan). *YANG DILAKUKAN KHALIFAH UMAR SEBAGAI PEMIMPIN PADA SAAT ITU ADALAH:* 🌺1. Disiplin yang tinggi terhadap dirinya sendiri, ketika rakyat lapar beliau ikut merasan kelaparan. Karena melihat kondisi Kalifah Umar sampai ada orang yang menggantar susu dan makanan , beliau bertanya “apakah rakyatku juga mendapat seperti ini?” karena rakyat tidak mendapatkannya, maka pemberian tersebut ditolak. Jika rakyat tidak makan maka beliau…

Jujur Kepada Allah

Jujur Kepada Allah Kejujuran akan membawa kepada bahagia dan kebohongan menyebabkan celaka. Kejujuran akan membawa kepada surga dan kebohongan pasti akan mengantarkan ke neraka. Tidak akan pernah sama antara kejujuran dan kebohongan, walaupun engkau melihat kebohongan itu telah menyebar dimana-mana. Ya, jujur sejak dalam pikiran. Lalu mewujud pada perkataan dan perbuatan. Bagaimana agar kita dapat bertahan dalam kejujuran? Simak video berikut ini… https://youtu.be/jyAEGQJXxzs Semoga ada manfaatnya… ┈┈••❁🍀🌹🍀❁••┈┈┈• Jangan lupa klik like & subscribe ┈┈••❁🍀🌹🍀❁••┈┈┈• 07 Ramadhan 1441 H

Berlari Dari Neraka

Berlari Dari Neraka Sungguh, neraka adalah berita buruk masa depan yang paling menakutkan. Abadi dalam siksa dan sengsara adalah penderitaan yang paling memilukan. Saat itu tidak ada yang bisa menyelamatkan selain iman dan amal kebaikan. Maka pantaslah kita berusaha menghindari sebab sebab neraka dengan sungguh sungguh, lebih dari usaha kita menghindari Wabah Covid 19 yang ada. “Siapa yang dipalingkan dari neraka dan dimasukkan ke dalam Surga, maka ia telah beruntung” demikian pesan Al Qur’an. Dan Sungguh itulah keberuntungan yang sesungguhnya. Silahkan simak videonya… https://youtu.be/rB_bcSIU4hc ┈┈••❁🍀🌹🍀❁••┈┈┈• Jangan lupa klik like & subscribe ┈┈••❁🍀🌹🍀❁••┈┈┈• 04 Ramadhan 1441 H

Menikmati Perjalanan Hati

Menikmati Perjalanan Hati Ibadah hati jauh lebih utama daripada ibadah fisik. Sebagaimana maksiat hati jauh lebih berbahaya dari maksiat fisik. Iman dan berharap Ridha Allah, itulah yang menjadikan setiap amal kita menjadi berharga di sisi Allah. Cukuplah kisah Quzman Az Zhufri menjadi pelajaran berharga: betapa menjaga niat itu sangat penting. Silahkan simak video berikut https://youtu.be/rQ6sHD04qTk ┈┈••❁🍀🌹🍀❁••┈┈┈• Jangan lupa klik like & subscribe ┈┈••❁🍀🌹🍀❁••┈┈┈• 03 Ramadhan 1441 H

Navigate