Tadabbur Ayat

Ridha dan Menerima

Ridha dan Menerima قُل لَّن یُصِیبَنَاۤ إِلَّا مَا كَتَبَ ٱللَّهُ لَنَا هُوَ مَوۡلَىٰنَاۚ وَعَلَى ٱللَّهِ فَلۡیَتَوَكَّلِ ٱلۡمُؤۡمِنُونَ Katakanlah “Tidak akan menimpa kami melainkan apa yang telah ditetapkan Allah bagi kami. Dialah pelindung kami, dan hanya kepada Allah bertawakallah orang-orang yang beriman.” [Surat At-Taubah 51] Usaha dari kita, ketentuan dari Allah Ta’ala. Sebuah keyakinan sederhana, yang sudah cukup membuat diri bahagia. Tetapi karena dasar keyakinan itu gaib, maka kadangkala kalah dengan apa yang tertangkap oleh panca indera. Maka sepenuhnya 100 % persen perasaan, pikiran, dan tindakan kita pasrahkan kepada sebab sebab itu. Yang paling mudah adalah menyalahkan, lalu melampiaskan dalam ucapan dan status di media sosial. Soal covid 19 mungkin contoh yang paling dekat. “Kenapa saya harus kena? Kenapa anak saya harus terpapar? Kenapa hasil swab saya positif? Ini semua gara gara dia dan mereka semua…!” “Mana punya banyak tugas, kondisi rumah tidak bisa buat isolasi, lagi tidak punya dana…

Unta, Gunung, Langit, dan Bumi

Suatu Pagi di Ruang Rapat Sebagai mc, saya meminta Ust Aziz Saifullah Al Hafiz untuk tilawah. Beliau pun membaca akhir surah Al Ghasyiyah: أَفَلَا يَنظُرُونَ إِلَى ٱلۡإِبِلِ ڪَيۡفَ خُلِقَتۡ (١٧) وَإِلَى ٱلسَّمَآءِ ڪَيۡفَ رُفِعَتۡ (١٨) وَإِلَى ٱلۡجِبَالِ كَيۡفَ نُصِبَتۡ (١٩) وَإِلَى ٱلۡأَرۡضِ كَيۡفَ سُطِحَتۡ (٢٠) فَذَكِّرۡ إِنَّمَآ أَنتَ مُذَڪِّرٌ۬ (٢١) لَّسۡتَ عَلَيۡهِم بِمُصَيۡطِرٍ (٢٢) إِلَّا مَن تَوَلَّىٰ وَكَفَرَ (٢٣) فَيُعَذِّبُهُ ٱللَّهُ ٱلۡعَذَابَ ٱلۡأَكۡبَرَ ٢٤) إِنَّ إِلَيۡنَآ إِيَابَہُمۡ (٢٥) ثُمَّ إِنَّ عَلَيۡنَا حِسَابَہُم (٢٦) “Maka apakah mereka tidak memperhatikan unta bagaimana dia diciptakan, (17) Dan langit, bagaimana ia ditinggikan? (18) Dan gunung-gunung bagaimana ia ditegakkan? (19) Dan bumi bagaimana ia dihamparkan? (20) Maka berilah peringatan, karena sesungguhnya kamu hanyalah orang yang memberi peringatan. (21) Kamu bukanlah orang yang berkuasa atas mereka, (22) tetapi orang yang berpaling dan kafir, (23) maka Allah akan mengazabnya dengan azab yang besar. (24) Sesungguhnya kepada Kami-lah kembali mereka, (25) kemudian sesungguhnya kewajiban Kami-lah menghisab mereka. (26)” Setelah tilawah, saya persilahkan guru kami Ust. Muinudinillah untuk menyampaikan tadabbur atas ayat yang baru saja dibaca. Bukannya…

Navigate