Sosial Budaya

Ridha dan Menerima

Ridha dan Menerima قُل لَّن یُصِیبَنَاۤ إِلَّا مَا كَتَبَ ٱللَّهُ لَنَا هُوَ مَوۡلَىٰنَاۚ وَعَلَى ٱللَّهِ فَلۡیَتَوَكَّلِ ٱلۡمُؤۡمِنُونَ Katakanlah “Tidak akan menimpa kami melainkan apa yang telah ditetapkan Allah bagi kami. Dialah pelindung kami, dan hanya kepada Allah bertawakallah orang-orang yang beriman.” [Surat At-Taubah 51] Usaha dari kita, ketentuan dari Allah Ta’ala. Sebuah keyakinan sederhana, yang sudah cukup membuat diri bahagia. Tetapi karena dasar keyakinan itu gaib, maka kadangkala kalah dengan apa yang tertangkap oleh panca indera. Maka sepenuhnya 100 % persen perasaan, pikiran, dan tindakan kita pasrahkan kepada sebab sebab itu. Yang paling mudah adalah menyalahkan, lalu melampiaskan dalam ucapan dan status di media sosial. Soal covid 19 mungkin contoh yang paling dekat. “Kenapa saya harus kena? Kenapa anak saya harus terpapar? Kenapa hasil swab saya positif? Ini semua gara gara dia dan mereka semua…!” “Mana punya banyak tugas, kondisi rumah tidak bisa buat isolasi, lagi tidak punya dana…

Dakwah Lewat Doa

Diantara sekian cara menyampaikan pesan dakwah, salah satunya melalui doa. Seperti doa Imam Omar Sulaiman rapat Senat Amerika Serikat 9 Mei 2019. Suleiman, pendiri lembaga Yaqeen Institute for Islamic Research, diberikan kesempatan tersebut oleh Ketua Senat dari Partai Demokrat, Nancy Pelosi. Undangan bagi Suleiman untuk hadir di tempat itu diberikan oleh Eddie Bernice Johnson, anggota Senat Texas dari Partai Republik. “Mari kita berdoa. Dengan nama Tuhan, yang Maha Pemurah, yang Maha Penyayang,” kata Suleiman. Omar Suleiman. Foto: Facebook @@imamomarsuleiman Seluruh doa Suleiman ditujukan untuk perdamaian dunia, untuk cinta dan menolak kebencian. “Kami berdoa untuk perdamaian, bukan perang. Cinta, bukan benci. Kebajikan, bukan keserakahan. Persatuan, bukan perpecahan. Dan kami berkomitmen tidak akan mengkhianati doa kami dengan tindakan yang bertentangan dengannya,” kata Suleiman. Dalam web kumparan disebutkan bahwa Suleiman, pria kelahiran New Orleans, adalah Professor Studi Islam yang telah menempuh pendidikan di AS, Uni Emirat Arab, Yordania, dan Malaysia. Dia dikenal sebagai…

Pilihan Istiqamah

Siapakah orang yang paling menakjubkan? Itulah yang sempat menjadi pertanyaan di benak saya beberapa waktu lamanya. Apakah orang yang palig tampan? Bukan Paling kaya? Bukan Paling pintar? Bukan juga Saya temukan, orang yang paling menakjubkan adalah orang yang paling kuat bertahan istiqamah dalam keyakinan dan amal perbuatan. Keyakinannya tak berubah dalam dalam perjalanan waktu. Dan Ia mampu mnjaga satu amal dalam hitungan waktu yang panjang. Contoh Saya selalu kagum dengan orang yang seperti itu. Seperti abah saya. Sejak kecil dan sampai saya berpisah dengan beliau ketika kembali berangkat ke Mesir tahun 2007, waktu abah hanya terbagi tiga: mengajar, kerja, dan melayani masyarakat. Bakda subuh sampai dhuhur untuk mengajar. Bakda dhuhur sampai asar bekerja di Kebun. Bakda Asar mengajar lagi. Bakda Maghrib sampai jam 10 malam melayani masyarakat, mengisi pengajian, majlis taklim, dan lainnya. Hampir tidak ada perubahan. Selalu seperti itu setiap waktu. Selama puluhan tahun. Sampai santri dan masyarakat hafal…

Tasbih dan Tazkiyah

“Ust Kelik, antum pilih baca Surat Al A’la itu, apakah antum asal pilih saja, atau adakah nilai tertentu yang ingin antum sampaikan?” tanya Ust Muin. (Pertemuan hari ini dibuka dengan tilawah Surat Al A’la oleh Ustadz Kelik Wardiono) “Ada Ustadz” jawab Ustadz Kelik “Apa itu?” tanya Ustadz Muin “Tentang mensucikan asma Allah. Allah mengawali surat ini dengan perintah mensucikan Allah kemudian mensucikan diri. Di situ Allah memberikan dua gambaran orang yang mensucikan diri dan ada yang tidak. Jadi mensucikan Allah harus diawali dengan mensucikan diri” “Kemudian Surat ini ditutup dengan penyebutan Nabi Ibrahim dan Nabi Musa untuk menunjukkan bahwa kaum muslimin satu millah seperti nabi-nabi sebelumnya” jawab Ustadz Kelik. “Masya Allah. Luar Biasa Ustadz. Bagus sekali!” sambut Ustadz Muin. “Mensucikan Allah harus diiringi dengan mensucikan diri. Sangat mudah kita tergelincir dalam dosa. Potensi terperosok sangat besar. Maka _Sabbihisma rabbika a’la_ harus diiringi dengan _Qad aflaha man tazakka_ ” “Surat ini…

Abnaul Khairaat Tilamuta adakan Halal bi Halal

Senin, 8 Juni 2020/16 Syawal 1441 H *DR. Drs. H. Idris Rahim, M.M (Komwil Alkhairaat Prov. Gorontalo/Wakil Gubernur)* Melalui halal bi halal ini, Abnaul Khairaat harus merapatkan barisan, bahu membahu, tolong menolong, asah asih dan asuh, tidak hanya unutk kepentingan alkhairaat, tapi juga untuk kepentingan masyarakaat Gorontalo. Kita sekarang berada di era digital. Maka kita harus meningkatan kualitas pondok pesantren kita, guru-gurunya agar mampu bersaing di era ini. Kita harus maju dengan keterbatasan yang ada. Kita berdoa agar diberikan jalan yang terbaik untuk membangun Alkhairaat ke depan. *H. Hamdi Alamri, S.E. (Komda Alkhairaat Pohuwato)* Saya mengharapkan kepada seluruh Abnaul Khairaat di Provinsi Gorontalo agar kita dapat selalu bergabung dalam forum mulia seperti ini untuk memberikan saran. *H. Abdul Gawi Dja’far (Komda Alkhairaat Boalemo)* Hubungan antara abnaul khairaat menjadi contoh untuk sekolah lain. Persatuan orang alkhairaat benar-benar satu kekuatan agar alkhairaat lebih jaya lagi . Saya berdoa semua abnaul khairaat Allah…

Hari Hari Terakhir

Hari Hari Terakhir Ramadhan 1379. İtulah hari hari terakhir Badiuzzaman Said Nursi. Beliau menyempatkan diri mengunjungi murid muridnya di Ankara, Konya, Emirdağ dan beberapa kota di Turki lainnya. Setiap kali datang ke kota kota itu, selalu dihadang oleh polisi yang berusaha membubarkan kerumunan massa. Setelah dari Emirdağ, kesehatannya mulai menurun. Beliau menderita radang paru-paru. Ustadz Nursi melanjutkan perjalanan ke İsparta. Dalam keadaan panas yang tinggi, beliau meminta untuk melanjutkan perjalanan ke Urfa. Selain menahan sakit, beliau juga menghadapi pantauan polisi, juga niat jahat Gubernur Konya yang ingin menumpas murid murid Nur hingga ke akar-akarnya. Dalam perjalanan yang berat itu, 3 murid pilihan setia menemani beliau. Mereka adalah: Zubeir, Mustafa Sungur, dan Hüsnü Bayram. Sampai akhirnya beliau menghembuskan nafas terakhir pada pkl. 03 dini hari, Rabu 23 Maret 1960/25 Ramadhan 1379, ketiga murid itu setia bersama beliau. Alhamdulillah tadi malam (Kamis, 29/5/20) saya bertemu dengan salah satu murid yang berbakti itu:…

Terimakasih Ibu Siti Fadilah

Sudah nonton wawancara Dedi Corbuzer dengan ibu Siti Fadilah? Tonton dan downlodlah sebelum dihapus 🙂 Obrolan yang singkat tapi bermutu tinggi, dari seorang pejuang yang menjadi harimau untuk kepentingan rakyatnya. Sejak awal, dengan pembawaan yang lembut, beliau telah menyampaikan sebuah pernyataan yang menggetarkan: “Negara kita ini tampaknya tidak berdaulat full. Nyatanya… saya ngerasain sendiri ya. Lembaga hukum kadang-kadang masih dipakai untuk sesuatu kekuatan tertentu, untuk mengatur orang. Orang yang nggak mau diatur, dicari-cari salahnya. Nggak ada salahnya dibikinin perkara,” Berulang kali beliau menyatakan bahwa ini beliau tidak salah, tapi kalah. Ya, beliau menjadi korban kezaliman global Niatnya sederhana, menyelamatkan rakyat Indonesia “Saya membuktikan kalau virus flu burung tidak menular. Saya nyetop flu burung tidak pakai vaksin tapi pakai politik,” Tapi keberhasilan beliau mengalahkan pendapat WHO tentang Flu Burung, sehingga virus ini tidak ditetapkan sebagai Pandemi telah menyelamatkan ribuan milyar untuk pembuatan vaksin. Bagaimana dengan Covid-19? Kemungkinan pandemi virus corona sama…

Berkah Keshalehan

Berkah Kesalehan Segala puji bagi Allah yang mengantarkan kita hingga ke akhir Ramadhan ini. Dalam perintah Allah hanya ada kebaikan demi kebaikan. Sementara dalam larangan Allah tidak ada selain keburukan. Madrasah Ramadhan Allah hadirkan untuk menjadikan diri kita, keluarga, dan masyarakat, lebih dekat kepada kebaikan dan jauh dari keburukan. Ramadhan pun ingin membawa kita lebih mulia dari sebelumnya. Yaitu dengan mendekatkan kita kepada Al Qur’an sebagai sumber kemuliaan dan keberkahan. Dan kini, Ramadhan akan pergi… Apakah yang bisa kita lakukan akan kemuliaan dan keberkahan itu melekat dalam diri kita sepeninggal Ramadhan? Simak video berikut Semoga bermanfaat https://youtu.be/fE_c1OyVQUg •┈┈••❁🍀🌹🍀❁••┈┈┈• Jangan lupa klik like & subscribe •┈┈••❁🍀🌹🍀❁••┈┈┈• 30 Ramadhan 1441 H ========= duakhalifah.net

Hati-Hati Terpedaya

Hati hati Terpedaya Apakah hati kita merasa aman ketika rajin ibadah? Tidak! Setan tidak akan pernah membiarkan kita selamat begitu saja. Setan selalu berusaha untuk memperbanyak kawannya di neraka. Salah satunya adalah merasa Shalih dan orang lain salah. Atau terus menerus berbuat dosa dengan angan angan mendapatkan ampunan. Waspadalah. Setan selalu mencari pintu untuk masuk ke dalam hati kita… Apakah pintu itu? Simak selengkapnya https://youtu.be/_7Ot1lUpxnQ •┈┈••❁🍀🌹🍀❁••┈┈┈• Jangan lupa klik like & subscribe •┈┈••❁🍀🌹🍀❁••┈┈┈• 29 Ramadhan 1441 H ========= duakhalifah.net

Mewaspadai Syahwat Tersembunyi

Mewaspadai Syahwat Yang Tersembunyi Hati ini, kemanakah akan kita bawa pergi? Sebagai sumber kekuatan dan benteng pertahanan, hati selalu menjadi sasaran tembak serangan setan. Ketika ia lumpuh dan jatuh, maka akan sangat berpengaruh ke anggota tubuh yang lain. Mata menjadi liar tak terkontrol, lisan menjadi kasar, tangan mudah lepas, kaki gampang menindas. Maka menjaga kesehatan hati menjadi sesuatu yang sangat penting bagi yang ingin kebahagiaan hakiki. Namun, setelah sepenuh tenaga kita berjuang, masih ada serangan syahwat yang tersembunyi. Kecil dan halus, tetapi dapat meluluhlantakkan amal. Apakah syahwat tersembunyi ini? Simak video berikut. Semoga bermanfaat https://youtu.be/Ps6XbnbXaPE •┈┈••❁🍀🌹🍀❁••┈┈┈• Jangan lupa klik like & subscribe •┈┈••❁🍀🌹🍀❁••┈┈┈• 28 Ramadhan 1441 H ========= duakhalifah.net

Navigate