Butiran Air Dalam Gelombang

Saya tau, saya hanya sebutir pasir di tengah hamparan pasir manusia yang hadir kampanye 02 di Lapangan Banyu Anyar, Solo hari ini. Saya tak hadir pun sangat tidak ada masalah.

Tetapi dalam skala global nasional, saya sangat sadar kehadiran saya sangat berharga. Sebab akan menambah jumlah penuntut perubahan kepemimpinan nasional. Menjadi penguat survey kompas bahwa rakyat ingin #2019GantiPresiden.

Menjadi salah satu yang melagukan yel-yel:

Indonesia Prabowo, Indonesia Sandiaga Uno

Indonesia Prabowo, Indonesia Sandiaga Uno

Indonesia Prabowo, Indonesia Sandiaga Uno

Indonesia Prabowo, Indonesia Sandiaga Uno

Kampanye Terbuka Prabowo-Sandi di Solo

Inspirasi saya masih dari Ust Muin. Kagum dengan konsistensi beliau dalam memberikan perhatian atas permasalahan umat. Setiap aksi yang mengerahkan massa umat Islam, Ust. Muin selalu menjadi aktor penting di balik pengerahan massa itu, sekaligus menjadi orator yang membakar semangat massa dan selalu dinanti pandangan dan kata-katanya.

Berkali-kali saya menemani Ust Muin menerima tamu dari kepolisian dan TNI, juga dari laskar-laskar Umat Islam, yang berkoordinasi tentang keamanan, persoalan sosial, dalam skala lokal dan nasional.

Mungkin kita berfikir, wajarlah Ust Muin hadir dalam acara itu. Toh beliau punya kewajiban menyampaikan orasi. Padahal semua itu adalah pilihan. Beliau mau hadir atau tidak pilihan di tangan beliau. Dan ternyata beliau memilih untuk hadir, bahkan mengarahkan massa yang ribu banyaknya untuk hadir.

Setiap kali aksi di jakarta, sejak 411, 212, dan seterusnya, Ust Muin tidak pernah mendapatkan kesempatan untuk orasi. Tapi saya tau beliau selalu hadir dan tidak pernah ketinggalan dalam acara-acara itu. Artinya, bukan soal jadi petugas atau tidak. Tapi soal kepeduliah atas permasalahan bangsa.

Apalagi, di alam demokrasi, angka dan jumlah memiliki peran yang sangat penting.

Dalam setiap kehadiran dalam lautan massa yang menyuarakan kebenaran, saya hanya ingin menjadi bagian dari butiran air dalam gelombang yang dahsyat, yang mampu meluluhlantakkan kezaliman

gelombang dahsyat

Leave A Reply

Navigate